Sun. Dec 8th, 2019

Waktu Olahraga

Berita Seputar Olahraga Terupdate

Wanita Yang Tidak Pernah Berhubungan Seks Namun Mampu Melahirkan

2 min read

waktuolahraga.com – Salah satu wanita asal India bernama Revati Bordawekar berhasil melahirkan bayi perempuan secara normal pada 9 Februari 2019. Ia melahirkan bayi mungil bernama Eva setelah 48 jam waktu persalinan yang dijalaninya. Faktanya ia ternyata belum pernah berhubungan seksual.

Revati dipastikan dokter ia terkenal penyakit Vaginismus, yang membuat vaginanya tersebut tidak dapat melewati penetrasi. Vaginismus adalah gangguan otot yang terjadi do sekitar vagina sehingga penetrasi akan terhambat.

Kelahiran Eva setelah Revati menjalani proses bayi tabung dan setelah ia melahirkan ia sekarang berharap seks penetrasi tidak akan lagi menjadi hambatan dengan sang suami, Chinmay.

Revati Bordawekar

Revati pertama kali bertemu sang suami yang bernama Chinmay melalui kencan daring (Online) pada tahun 2013 yang lalu. Saat itu Revati tinggal di Amerika Serikat dan kini ia telah pindah ke India. Dan kemudian ia menikah diusianya ke 25 tahun.

Pada malam pernikahannya tersebut, Revati memberi tahun suaminya tentang kondisi penyakit yang dideritanya tersebut.

“Kami belum mencoba untuk seks, tapi aku yakin itu tidak akan menjadi penghalang lagi (setelah Eva lahir),” kata Revati, ia kini memiliki profesi sebagai pemasar digital, yang dikutip dari Mail Online pada Minggu, 10 Maret 2019.

Terakhir kali, Revati berusaha untuk melakukan hubungan seksual dengan suaminya, yaitu sebelum menjalani IVF pada awal 2018, ia merasakan bahwa penyakitnya tersebut membuatnya sangat tidak nyaman dan sangat ingin terbebas dari kondisi yang ia alaminya tersebut.

Vagina

Lubang Vagina Menutup

Kondisi penyakitnya tersebut disadari oleh Revati ketika mencoba menggunakan Tampon, untuk pertama kalinya, Saat itu ia masih berusia 22 tahun, dan Setiap kali mencoba memasukkan tampon, dan kemudia tangannya bergetar.

Lalu lubang vagina akan menutup dengan sendirinya, Ia merasa tidak nyaman untuk pergi ke rumah sakit untuk berkonsultasi tentang apa yang dialaminya tersebut.

“Meskipun ragu, aku tidak bisa melakukan hubungan intim. Aku hanya memutuskan untuk pergi ke rumah sakit untuk berkonsultasi tentang apa yang dialaminya tersebut.

Ketika ia mencoba untuk tetap memberanikan diri kepada sang suami, akhirnya ia menjelaskan kondisinya tersebut. Untuk mengobati vaginanya tersebut, Revati pernah mencoba melakukan pemanasan, minum anggur, dan menggunakan krim. Namun, tidak ada tip yang berhasil ia coba.

Bayi Tabung

Memutuskan Melakukan Bayi Tabung

Tujuannya kini adalah memiliki buah hati, Revati pergi ke rumah sakit lalu dokter bedah memotong selaput dara dan melebarkannya. Cara tersebut diharapkan mampu mengatasi penyakitnya tersebut. Namun ternyata cara tersebut gagal.

Putus asa, pasangan ini akhirnya menemukan metode IVF, Pada Mei 2018, Revati menjalani IVF.

“Ketika aku mendapatkan tes kehamilan positif pertama, rasanya sangat tidak nyara sehingga aku sampai menangis. Hari yang kami tunggu begitu lama akhirnya tiba juga (punya bayi),” Ucap Revati.

Kehamilan yang dialaminya pada dirinya terus dipantau oleh bidan yang menangani Revati, Pada saat waktu persalinan berlangsung ia mengungkapkan meminta lima menit untuk menguatkan dirinya sebelum ia mulai mengejan.

“Aku ingin menunjukkan,Vaginismus tidak akan menghentikan Anda melahirkan bayi. Jika aku bisa melakukannya, Anda juga bisa. Dan juga Vaginismus itu nyata, Tidak bisa diobati dengan krim atau minum anggur,” ucap Revati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terpanas

Kategori

Post Terbaru

Komentar Terfavorit

Hak Cipta

Jangan Sampai Tertingggal