Fri. Dec 13th, 2019

Waktu Olahraga

Berita Seputar Olahraga Terupdate

Salah Satu Kisah Dari Pecandu Narkoba Yang Menjual Dirinya

2 min read

waktuolahraga.com – Seorang wanita bernama Natalie Richard yang kini berusia 31 tahun kini dilarang memasuki kawasan pemukiman yang paling padat di Liverpool, Inggris karena ulahnya yang sering kali bikin masalah. Richards diketahui sangat suka menjual tubuhnya untuk para pecandu narkoba.

Peraturan larangan tersebut untuk masuk pada pemukiman terpadat tersebut di Liverpool diberlakukan pada Richard setelah ia tertangkap basah berkeliling menjual tubuhnya tersebut. Richard juga dilarang masuk ke sejumlah tempat terutama daerah khusus di kota Liverpool karena penyimpangan perilakunya tersebut.

Selain menjajakan prostitusi pada dirinya, Richard juga diketahui sering kali mengumpet, menggunakan kata – kata kasar dan mengancam. Kisa wanita yang tragis ini telah diliput dalam dokumenter oleh salah satu media di Inggris.

Ketika dikutip dari salah satu media ialah mirror.co.uk, Richard ternyata kecanduan kokain ketika berusia 20tahun, ia memperlihatkan wajahnya yang jauh berbeda dengan kondisinya saat ini. Dalam foto tersebut, ia tampak berpakaian rapi dan memiliki tubuh yang sehat.

Natalie Richard

Ia mengakui bahwa ia kecanduan narkoba dan telah membuat berat badannya turun dengan signifikan dalam tempo kurang dari setahun.

Salah satu temennya yang bernama Liam mengatakan bahwa ia sangat mengenal wanita bernama Richards ini, ia dulu merupakan perempuan yang baik, bukan seperti orang gila seperti sekarang ini. Richards tidak punya teman dan tak memiliki siapapun sehingga membuat hidupnya terancam bahaya.

“Buat laki laki ketika mereka kecanduan, mereka bisa mencuri atau merampok toko atau apapun itu. Namun bagi perempuan, kami terpaksa menjual tubuh ini untuk memenuhi kebiasaan buruk ini,” kata Richards.

Natalie Richard

Ia menceritakan sejumlah orang melakukan hubungan seks dengnnya dengan harga sangat murah yang hanya cukup untuk membeli seporsi makan. Kondisi ini karena ‘kompetis dengan para pekerja seks lainnya.

Kadangkala, ia juga menghadapi tindak kekerasan dari sejumlah ‘pelanggannya” tersebut dengan tujuan memenuhi kecanduannya pada narkoba, Richards seringkali menempatkan dirinya dalam bahaya dengan melakukan hubungan seks di rumah rumah kosong.

Dalam wawancaranya tersebut, Richards meyakinkan dirinya agar berusaha untuk mengubah hidupnya supaya bisa bertemu lagi dengan keluarganya. Dia pun mengutarakan kerinduannya diterima masyarakat Liverpool, Inggris, dengan hangat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terpanas

Kategori

Post Terbaru

Komentar Terfavorit

Hak Cipta

Jangan Sampai Tertingggal