Tue. Nov 12th, 2019

Waktu Olahraga

Berita Seputar Olahraga Terupdate

Pria Tidak Selalu Bersemangat Dan Siap Melakukan Hubungan Seks, Mengapa?

2 min read

Waktu Olahraga –  Selama waktu ini, pria sering dianggap memiliki hasrat seksual yang lebih bersemangat dan selalu siap untuk melakukan hubungan seks daripada wanita. Padahal, faktanya tidak seperti itu.

“Laki-laki kadang tidak mau berhubungan seks,” kata terapis hubungan Sarah Hunter Murray, seperti dikutip Business Insider Singapore, Rabu (19/6/2019).

Fakta Seks

Dalam sebuah wawancara dengan Today, Murray mengatakan anggapan bahwa pria yang selalu rela bercinta adalah mitos. Namun, ada perbedaan ketika mereka mencoba mengungkapkannya.

“‘Tidak malam ini, sayangku, aku sakit kepala, kepalaku sakit,’ pernyataan itu sering dianggap sebagai sesuatu yang dikatakan istri, kami tidak memiliki bahasa yang sama untuk berbicara tentang hasrat seksual pria yang rendah,” kata penulis. buku itu : Ilmu baru pria, jenis kelamin dan hubungan “.

Lebih Fokus Pada Hal-Hal Lain

Dalam satu penelitian, Murray melakukan wawancara dan survei terhadap 200 pria heteroseksual yang menjalin hubungan, usia 18 hingga 65 tahun.

Mereka mengungkapkan bahwa seks berhenti menjadi prioritas ketika mereka mencapai usia 40 tahun. Saat itu, pria biasanya lebih fokus pada tidur nyenyak, bangun di pagi hari dan melahirkan anak sekolah.

Fakta Seks

Berbeda dengan wanita yang mengalami kesulitan berhubungan seks karena berbagai kegiatan, seperti merawat anak-anak, membayar tagihan dan menjalankan lebih banyak tanggung jawab.

Baca JugaHal – Hal Yang Dapat Memperkuat Stamina Pria Ketia Bercinta

Emosi Juga Punya Peran

Selain itu, emosi juga memiliki peran dalam kehidupan intim seorang pria.

“Pria memberi tahu saya, jika mereka berkelahi dengan pasangan dan mereka tidak menyelesaikannya, atau jika mereka tidak merasa begitu dekat dan terhubung, meskipun dia tertarik pada seks, kadang-kadang mereka tidak mau,” kata Murray.

“Dia tidak akan merasakan hasrat seksual, itu tergantung pada perasaan kedekatan dulu.”

Karena itu, hubungan seksual menurutnya bukan hanya tindakan. Ini hanya dapat dimulai ketika ada kedekatan emosional pada masing-masing pasangan.

“Untuk menghancurkan penghalang, seorang pria harus bisa menjadi dirinya sendiri,” jelas Murray.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terpanas

Kategori

Post Terbaru

Komentar Terfavorit

Hak Cipta

Jangan Sampai Tertingggal