Tue. Dec 10th, 2019

Waktu Olahraga

Berita Seputar Olahraga Terupdate

Mitos Mengatakan Oral Seks Mampu Turunkan Resiko Terjadinya Keguguran

2 min read

waktuolahraga.com – Salah satu cara untuk mencegah resiko keguguran pada umunya bisa dilakukan dengan menjaga kesehatan dan melakukan pola hidup yang sehat. Namun pada studi tersebut menyebutkan bahwa aktivitas seksual seperti seks oral bisa disebut bermanfaat untuk menurunkan resiko keguguran pada perempuan.

Riset ini membuktikkan dampak menelan sperma terhadap kehamilan perempuan. Dalam studi yang dipublikasikan di Journal Of Reproductive Immunology menyebutkan bahwa air mani yang masuk ke tubuh perempuan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh sebelum dan sesudah pembuahan. Para peneliti dari Leiden University Medical Center di Belanda menemukan bahwa paparan oral terhadap cairan mani mampu menyebabkan toleransi imun ibu terhadap antigen ayah.

Temuan ini datang dari analisis data 97 perempuan yang mimiliki setidaknya tiga keguguran berturut turut sebelum penelitian dan 137 perempuan yang tidak pernah keguguran. Peneliti memberikan kuisioner yang menanyakan peserta tentang kegiatan seksual mereka dengan pasangannya.

Oral Seks

Hasil penelitian tersebut menunjukkan 56,9 % dari kelompok keguguran melaporkan melakukan hubungan seks oral dengan pasangannya, sementara 72,9 persen dari kelompok keguguran melaporkan lebih banyak melakukan seks oral.

“Studi kontrol kasus ini menunjukkan perempuan dengan keguguran berulang memiliki seks oral lebih sedikit dibandingkan dengan perempuan dengan kehamilan yang lancar,” Kata para peneliti.

“Ini sejalan dengan hipotesis bahwa usus memiliki penyerapan yang paling memadai dalam ketiadaan lingkungan inflamasi, dan cairan mani mengandung antigen HLA yang terlarut yang sudah dapat menginduksikan toleransi imun ibu terhadap antigen ayah yang diwariskan dari janin sebelum implantasi,” Ungkap para peneliti.

Oral Seks

Sebluah penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa menelan sperma dapat mengurangi terjadinya preeklampsia gangguan kehamilan.

Temuan terbaru tidak memberikan hubungan langsung antara seks oral dan pengurangan keguguran. Namun, para peneliti mengatakan cairan mani berpotensi memiliki beberapa faktor imunoregulasi, yang dapat memainkan peran penting dalam menciptakan toleransi ibu untuk melindungi janin selama kehamilan.

Faktor – faktor tersebut, termasuk sitokin, hormon dan antigen HLA yang larut telah terbukti efektif melalui paparan vagina.

Para peneliti mencatat penelitian yang besar diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan mereka dan untuk mengungkapkan hubungan langsung antara paparan sperma dan risiko keguguran yang lebih rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terpanas

Kategori

Post Terbaru

Komentar Terfavorit

Hak Cipta

Jangan Sampai Tertingggal