Sat. Dec 7th, 2019

Waktu Olahraga

Berita Seputar Olahraga Terupdate

Hendra Setiawan Memberikan Pernyataan Bahwa Ia Belum Ingin Pensiun Setelah Olimpiade 2020

2 min read

Waktu OlahragaPemain badminton asal Indonesia ialah Hendra Setiawan mengakui bahwa ia belum memikirkan rencana gantung raket. Dia menyatakan masih ingin melanjutkan kiprah pada bulutangkis selepas Olimpiade 2020.

Hendra Setiawan merupakan pemain paling senior di sektor ganda . Ia merupakan pemain kelahiran Pemalang, Jawa Tengah. Kini ia disebutkan sudah berusia 34 tahun.

Pada bidang bulutangkis yang diminatinya, ternyata Hendra selama ini sudah menjalankan karirnya selama berada didunia tersebut dengan mendapatkan berbagai gelar termasuk satu medali emas Olimpiade 2008 dan 3 gelar Kejuaraan Dunia.

Hendra Setiawan

Namun, Hendra belum menujukkan tanda – tanda akan berhenti dalam waktu dekat. Berpasangan dengan Mohammad Ahsan, Hendra malah kembali ke posisi elite dunia. Pasangan berjulkan The Daddies tersebut kini melakoni di peringkat 2 ranking dunia. Mereka hanya kalah dari ganda Indonesia lainnya, ialah Kevin Sanjaya dan Marcus Fernaldi Gideon.

Ahsan dan Hendra juga selalu melangkah ke arah yang baik pada Olimpiade Tokyo 2020, jika berhasil mempertahankan konsistensi hingga setahun ke depan, mereka berpeluang besar kembali berkiprah di olimpiade, di usai yang tidak lagi muda. Jika Hendra sudah berusia 34 tahun, maka Ahsan telah berumur 31 tahun.

Hendra Setiawan

Hendra mengakui sangat berhasrat kembali tampil di Olimpiade setelah gagal menjadi juara pada edisi 2016 di Rio De Jenairo.

‘Targetnya memang ingin main di Olimpiade lagi, untuk kami sendiri. Sponsor juga pengen melihat kami main disana, apalagi Olimpiade akan berlangsung di Jepang,” kata Hendra, dalam perbincangan di Plaza Senayan, Jakarta.

Pasangan Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan baru saja mendapat sponsor baru, yaitu perusahaan minuman isotonik, Yuzu. Kerja sama kedua pihak akan berlansung setahun. Artinya, kebutuhan finansial Ahsan dan Hendra, yang tidak lagi berstatus pemain pelatnas PBSI, aman hingga Olimpiade 2020. Mereka bisa fokus sepenuhnya mencari poin sebanyak – banyaknya demi tampil di Olimpiade.

Resep Menjaga Motivasi

Jika tampil di Olimpiade 2020, Hendra akan menginjak 35 tahun. Saat ditanya apa rencananya setelah Olimpiade, Hendra mengisyaratkan belum ingin pensiun.

“Setelah Olimpiade masih main. Selahi masih bisa saya akan terus bermain,” tegas Hendra.

Tak mudah menjaga motivasi untuk terus bersaing di level teratas seperti yang dilakoni Hendra Setiawan. Sang pemain mengatakan punya resep khusus supaya api semangatnya tetap menyala, terutama menghadapi persaingan dengan pemain-pemain muda.

“Yang penting harus selalu ada target. Kalau bermain tanpa target buat apa,” ujar Hendra.

Sebelum jauh menatap Olimpiade 2020, Hendra dan Ahsan kini sedang fokus mempersiapkan diri menghadapi Kejuaaran Dunia 2019, di Basel, Swiss, 19-25 Agustus.

Hendra mengaku hanya punya waktu sekitar sepekan untuk menyiapkan diri menghadapi turnamen bergengsi tersebut. “Persiapannya hanya jaga kondisi, kalau berusaha menaikkan juga sudah tidak bisa. Takutnya malah sakit,” kata Hendra.

Sebelum Kejuaraan Dunia, Ahsan/Hendra menjalani jadwal yang cukup padat karena harus bermain dalam tiga turnamen beruntun, yaitu Indonesia Open, Jepang Terbuka, dan Thailand Terbuka.

Di Indonesia Open dan Jepang Terbuka, Ahsan/Hendra menyabet posisi runner-up. Namun, di Thailand Terbuka mereka langsung kandas di babak pertama karena kehabisan tenaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terpanas

Kategori

Post Terbaru

Komentar Terfavorit

Hak Cipta

Jangan Sampai Tertingggal